Mengapa Perlu List Building dan Bagaimana Caranya?

 

panduan list building

Ada banyak metode internet marketing. Ada yang namanya SEO (Search Engine Optimization), blog marketing, social media marketing, dan sebagainya. Salah satu metode internet marketing yang paling efektif adalah email marketing.

Bicara soal email marketing maka tidak bisa dipisahkan dengan yang namanya list building. Lantas, apa sih pentingnya list building? Bagaimana cara memanfaatkan list building untuk keberhasilan bisnis kita? Temukan jawaban lengkapnya dalam tulisan berikut.

Perhatian : di akhir posting sudah tersedia versi audio dari artikel ini.

Mengapa Perlu List Building?

Sebelum membahas kenapa kita perlu list building, ada baiknya kita kenali dulu apa itu list building.

Pada dasarnya list building bukanlah teknik super canggih dan penuh teknologi. List building ini erat kaitannya dengan keseharian kita. Ketika kita bertemu orang baru, lalu kita ingin membangun relasi dengan orang tersebut, kita pasti meminta nomor kontak si orang tadi. Setelah kita mendapatkan nomor si orang, maka di waktu yang akan datang kita akan menghubungi orang tersebut. Nah itu juga sudah termasuk list building.

Secara sederhana, list building bisa kita artikan sebagai kegiatan mengumpulkan info kontak seseorang. Info kontak tadi kita kumpulkan dalam satu daftar. Misalkan dalam bentuk daftar nomor telepon di ponsel kita. Hanya saja, mengumpulkan kontak saja tidak cukup. Kita perlu membangun interaksi dengan orang-orang tadi. Ya minimal kita bisa sms atau telefon sesekali. Tujuannya supaya orang-orang tadi tahu dan ingat dengan kita.

Dalam perkembangannya, list building juga digunakan dalam bisnis internet.

Lantas apa yang membedakan list building dan email marketing?

Simpelnya, email  marketing itu adalah salah satu bentuk dari kegiatan list building. Email marketing merupakan salah satu bagian dari list building.

Jadi ada banyak cara list building. Misalnya :

  • Kita membuat blog, lalu kita menyediakan form berlangganan artikel di blog. Dengan adanya form langganan artikel tadi, pembaca bisa mendaftarkan email mereka. Ketika mereka mendaftar, mereka akan mendapatkan pemberitahuan setiap kali ada tulisan terbaru di blog kita. Nah jika kita rutin menulis posting, lalu posting tadi terkirim ke email pembaca, itu sudah termasuk bentuk list building.
  • Kita memanfaatkan akun media sosial. Misalkan Anda punya akun Twitter. Akun Twitter Anda diikuti oleh 1000 orang. Setiap kali Anda membuat tweet,1000 orang tadi membaca tweet Anda. Mereka rutin mengikuti Anda. Bayangkan kalau suatu saat Anda nge-tweet tentang restoran yang baru Anda buka. Akhirnya follower Anda pada mampir di restoran baru Anda. Apa yang Anda lakukan sudah termasuk list building.
Channel YouTube juga bisa digunakan untuk list building.

Channel YouTube juga bisa digunakan untuk list building.

List building diperlukan supaya kita bisa membangun interkasi dengan target pasar kita.

Dengan melakukan list building, kita bisa mengumpulkan kontak target pasar kita. Selanjutnya kita bisa membangun interaksi dengan mereka. Nah dari interaksi tadilah mereka akan ingat dengan kita. Jika suatu saat mereka butuh produk kita, mereka pasti akan beli dari kita.

Bahkan bisnis-bisnis konvensional pun juga menerapkan list building. Barangkali Anda pernah berbelanja di Lawson ataupun Alfamart. Ketika Anda belanja di Alfamart, Anda pasti pernah ditanya, “ada kartu member-nya Mas/Mbak?” Nah bentuk kartu membership ini termasuk salah satu cara list building. Ketika Anda tergabung dalam suatu membership, Anda pasti memberikan info kontak Anda. Dengan adanya kartu tadi, si perusahaan bisa melacak kira-kira seberapa banyak Anda berbelanja dan barang apa yang Anda beli. Selanjutnya, data tadi dapat menjadi acuan mereka dalam menentukan strategi bisnis.

Kartu keanggotaan di toko termasuk salah satu bentuk list building.

Kartu keanggotaan di toko termasuk salah satu bentuk list building.

Jadi, perlu banget lho menjalankan yang namanya list building.

Bagaimana Cara Melakukan List Building?

Tadi sudah dijelaskan bahwa ada banyak cara melakukan list building. Bisa dengan cara memanfaatkan akun media sosial (misal : akun Twitter, akun Facebook, channel YouTube, dan lain sebagainya). Salah satu bentuk list building yang paling efektif adalah email marketing.

Dengan menerapkan email marketing, Anda akan mengumpulkan daftar email target pasar Anda. Selanjutnya, Anda bisa mengirimkan email secara berkala kepada target pasar tadi. Misalkan kalau mau lebaran, maka Anda bisa kirimkan ucapan selamat lebaran. Ketika hendak tahun baru, Anda bisa berikan promosi khusus tahun baru, dan berbagai kreasi marketing lainnya.

Email marketing termasuk salah satu metode list building.

Email marketing termasuk salah satu metode list building.

Dengan rutin mengirimkan konten (yang bermanfaat) bagi si target pasar, maka mereka akan terus ingat dengan Anda. Jika mereka sudah sering berbelanja dari Anda, maka mereka pasti jadi pelanggan Anda. 🙂

Klik di sini untuk mendapatkan panduan lengkap belajar email marketing.

Apakah List Building Juga Bisa Dilakukan Bisnis Kecil dan UKM?

Panduan List Building dan Email EarketingTentu saja. Tadi sudah disebutkan bahwa bisnis ritel seperti Alfamart, Lawson, ataupun Gramedia juga menerapkan list building. Jika Anda punya restoran, maka Anda bisa mulai mengumpulkan info kontak pengunjung. Jika suatu saat Anda buka restoran baru, Anda bisa memberi tahu para pengunjung tadi.

Bisnis apapun perlu melakukan list building. Supir antar jemput bandara pun menyimpan nomor kontak para pelanggan mereka. Jadi, apapun profesi Anda, Anda dapat melakukan list building.

Lantas, mulai dari mana?

Anda bisa mulai dari hal-hal sederhana. Misalkan dengan mengumpulkan info kontak pembeli/pengguna jasa Anda. Selanjutnya bangun interaksi yang rutin dengan mereka. Misalkan menjelang hari raya Anda ucapkan selamat hari raya pada mereka. Menjelang liburan, Anda bisa kirimi ucapan selamat liburan, dan lain sebagainya.

Cara lain yang dapat Anda lakukan misalnya dengan membuat akun media sosial untuk Anda/bisnis Anda. Selanjutnya manfaatkan akun media sosial tadi untuk membangun interaksi dengan target pasar ataupun pelanggan Anda. Rutinlah melike status mereka, mengomentari, ataupun berkirim pesan dengan mereka. Intinya ciptakan interaksi, buat mereka ingat dengan Anda.

Selamat menjalankan list building.

 

panduan email marketing

Kata Kunci untuk Artikel Ini

  • apa yang dimaksud building alfamart
  • email marketing jefferly
Be Sociable, Share!