Menerapkan Teknik SEO Tanpa SEO

seo

Artikel ini adalah artikel tamu yang dikirim oleh Ali Khunain, blogger yang amat gemar menulis dari CaraSpot.com.

SEO tempo dulu  (saat tahun-tahun awal si mbah Google launching) begitu simple dan mudah sekali penerapannya, Ya waktu itu tolak ukurnya cuma satu, yaitu backlink. Panduan List Building dan Email Earketing

Siapa yang waktu itu blognya punya banyak backlink (tautan dari blog lain) maka dialah yang akan juara di mesin pencari tanpa perlu embel-embel teknik seo lainnya, entah itu blog atau artikelnya buruk tetap saja akan juara.

Berbeda dengan sekarang, penerapan teknik SEO tak semudah yang kita bayangkan. Bahkan banyak pakar SEO ternama dari dalam dan luar negeri mengungkapkan bahwa ada 200 faktor atau algoritma google yang dipakai untuk mengukur kualitas dari sebuah artikel atau blog sehingga bisa menduduki ranking di halaman pertama. Mulai dari kualitas artikel, bounce rate, backlink, page authority, author authority dan masih banyak lagi.

Lalu apa maksud dari tulisan saya soal Penerapan SEO tanpa Teknik SEO?

Jadi maksud dari ungkapan di atas adalah Anda menerapkan teknik SEO yang uptodate tanpa harus tampak seperti seorang master yang menerapkan tekniknya, bahasa sederhananya adalah “NATURAL”.

Artinya apa? Untuk bisa bersaing dan menang di mesin pencari, terutama Google, saat ini maka teknik seo apa pun yang diterapkan harus tampak natural atau terlihat alami atau bisa juga dipahami ‘penerapannya tidak membabi-buta’.

Nah berikut beberapa kriteria dari makna natural tersebut.

1. Pemilihan Domain

Jika Anda masih berpikir bahwa domain dengan kata kunci yang komplit bisa selalu juara di google, maka Anda salah besar. Sebab sekarang ini Google tidak lagi melihat kata dalam domainnya, bahkan kata kunci dalam blognya juga tidak, tapi murni melihat deskripsi dari blog itu sendiri. Jadi percuma kalau mati-matian cari dana beli domain mahal hanya untuk tujuan ini.

Makna “tidak lagi sepenuhnya melihat” adalah cara pemilihan domain dengan keyword tidak bekerja sepowerful sebelumnya, tapi bukan berarti kita abaikan sepenuhnya teknik ini.

Seperti yang saya lakukan. Saya memilih domain xxxxx karena tema xxxxx. Dengan demikian saya tidak mengabaikan sepenuhnya bahwa keyword dalam domain berpengaruh pada ranking dan juga tidak terlihat dipaksakan, alias kembali lagi ke pembahasan utama kita, yaitu ‘natural’.

Ada alasan kuat mengapa harus melakukan ini, karena ketika Anda mencoba searching di google, rangkaian url yang terbaca oleh Google menggabungkan antara keyword yang ada pada url tulisan dan domain.

Sebagai contoh kamu searching dengan kalimat ‘cara bikin blog’, maka biasanya google membaca http://www.carapedi.com/bikin-blog-mudah.com . Tulisan yang dicetak tebal adalah hasil pencarian google yang menggabungkan antara url domain dan url artikel.

Jadi kesimpulannya tetap pakai domain tapi tak usah lengkap-lengkap banget, yang penting nanti artikelnya disertakan juga keyword dalam urlnya.

2. Artikel yang Nyaman/Enak Dibaca

artikel-yang-enak-dibaca

Dulu saya masih ingat kalau mau ranking di Google, artikel saya diberi banyak sekali kata kunci di dalamnya. Bahkan dalam satu artikel pengulangannya bisa sampai 10 kali. Memang waktu itu tak jadi masalah karena algoritma google masih minim dan belum terlalu pintar. Tapi sekarang? Coba saja lakukan cara gituan kalau tidak blogmu akan masuk sandbox dan hilang dari pencarian.

Nah, kalau mau menerapkan teknik seo tanpa terlihat seperti melakukan seo, maka cukup sertakan 3 kali pengulangan kata kuncinya di awal paragraf (antara kalimat pertama dan kedua), di tengah artikel dalam bentuk tag heading, dan di akhir kalimat penutupnya.

3. Slow dan Powerful Backlink

cara-menerapkan-seo-tanpa-seo

Kalau mau pasang backlink yang bisa ngangkat ranking blogmu tanpa harus ribet cari ribuan backlink, maka solusinya adalah dengan blog dummy. Saya bisa bilang kalau persentase kekuatannya antara 1 banding 10 dengan link dari komentar. 10 kali kamu komentar di blog orang maka sekali bikin blog dummy jauh lebih kuat dan mampu mengangkat ranking blogmu.

(Catatan redaksi : Bagi yang masih asing dengan istilah blog dummy, blog dummy adalah blog-blog turunan yang dibuat untuk tujuan memberi backlink pada web utama Anda. Misalkan web bisnis (utama) Anda adalah A. Anda bisa membuat blog dummy B, C, dan D. Lalu blog B,C, dan D tadi memberi tautan (link) pada web A (web utama Anda). )

Sekian dulu ya, semoga artikel soal Menerapkan Teknik SEO “Tanpa SEO” ini bermanfaat buat para blogger yang mungkin hingga hari ini masih bingung kenapa blognya tetap saja terpuruk dan tidak bisa bersaing dengan blog lain. Intinya, buat senatural mungkin dan konsisten melakukan tekniknya setiap hari.

Ditulis oleh : Ali Khunain.

 

Kata Kunci untuk Artikel Ini

  • tanpa seo bisa
  • di luar sana blog dummy mahal
Be Sociable, Share!