Kiat Mengelola Grup Facebook Untuk UKM

grup Facebook

Salah satu media yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan Facebook marketing adalah grup. Keberadaan grup di Facebook sangat membantu ketika kita hendak membangun sebuah komunitas. Entah itu komunitas yang punya minat terhadap produk kita, ataupun komunitas dari mereka yang sudah pernah menjadi pembeli produk kita.

Secara umum, berikut fungsi sebuah grup dalam kegiatan Facebook marketing.

  • Tempat mengumpulkan komunitas target pasar Anda. Melalui grup Anda bisa membentuk sebuah komunitas. Mereka yang merupakan target pasar dapat Anda kumpulkan dalam sebuah grup. Selanjutnya, grup tadi Anda jadikan sebagai sarana untuk berinteraksi dengan target pasar Anda. Contoh, bisnis Anda adalah bisnis paket wisata di daerah A. Nah, Anda dapat membuat sebuah grup tentang wisata daerah. Nantinya, melalui grup tersebut Anda mengumpulkan orang-orang yang punya ketertarikan pada bidang wisata dan traveling.
  • Sarana berinteraksi dengan target pasar/komunitas pelanggan. Ketika Anda berhasil membentuk sebuah grup, maka grup tadi dapat dimanfaatkan untuk berinteraksi dengan komunitas yang sudah Anda bentuk. Anda dapat mengirimkan konten-konten yang sifatnya membangun awareness (kesadaran) terhadap bisnis/merek Anda. Contoh, jika bisnis Anda adalah kursus bahasa Inggris online, maka Anda dapat membuat grup tentang belajar bahasa inggris. Selanjutnya, kirimkan konten-konten seputar pembelajaran bahasa Inggris. Di setiap konten yang Anda kirmkan, selalu sertakan alamat website kursus bahasa Inggris online Anda. Dengan cara ini, Anda juga membangun awareness terhadap bisnis/merek Anda.

Lantas, bagaimana kiat mengelola grup Facebook?

Kiat 1 : Sering Mengirimkan Konten yang Bermanfaat

Dalam kegiatan content marketing, konten memegang peranan yang sangat penting. Dalam membangun sebuah komunitas, kita perlu memberi manfaat bagi komunitas. Manfaat ini bisa kita bagikan lewat konten. Ketika kita mengirimkan konten yang bermanfaat (misal : informatif, menghibur, atau mencerahkan audiens), audiens akan semakin menyukai kita. Semakin kita disukai, maka semakin mudah bagi kita untuk meyakinkan mereka agar membeli dari kita. Mengapa? Karena brand/pihak yang disukai cenderung lebih mudah dipilih.

Konten bermanfaat yang Anda kirimkan bisa dalam beragam bentuk. Bisa berupa video yang Anda unggah ke YouTube, bisa berupa ebook, bisa juga berupa posting-posting yang mencerhakan, dan lain sebagainya.

Jika Anda punya blog, maka setiap kali ada tulisan terbaru di blog Anda, Anda dapat membagikan tulisan tersebut ke grup Facebook yang Anda kelola.

mengelola grup Facebook

Contoh kegiatan mengirimkan posting blog ke grup di Facebook.

Kiat 2 : Jawab Posting-Posting dari Member

Agar tercipta interaksi, maka sempatkan diri untuk menjawab posting yang dibuat oleh member. Adakalanya member mengirimkan posting. Entah itu posting berupa pertanyaan, sapaan, atau lainnya. Nah, dalam kegiatan mengelola grup, sempatkan diri untuk membalas posting tersebut.

Agar Anda lebih mudah dalam memonitor posting yang masuk ke grup, Anda dapat mengaktifkan fasilitas moderasi posting. Fasilitas ini menjadikan setiap posting yang ditulis member akan masuk ke tahap moderasi. Jika posting disetujui, barulah posting tersebut akan ditampilkan di grup.

Salah satu manfaat dari menerapkan sistem moderasi posting adalah posting yang masuk ke grup akan lebih terseleksi. Dengan demikian, posting yang sifatnya menganggu (seperti spam dan promosi) tidak akan tampil ke grup Anda. Untuk mengaktifkan sistem moderasi posting, pastikan Anda melakukan pengaturan di bagian group settings.

Masuk ke edit group settings untuk mengakses pengaturan moderasi di grup Facebook.

Masuk ke edit group settings untuk mengakses pengaturan moderasi di grup Facebook.

Selanjutnya, Anda tinggal mengaktifkan sistem moderasi.

Mengaktifkan sistem moderasi posting di grup Facebook.

Mengaktifkan sistem moderasi posting di grup Facebook.

Kiat 3 : Ucapkan Selamat Datang Untuk Member yang Baru Bergabung

Jika interaksi di grup masih rendah, maka salah satu cara menghidupkan interaksi yang dapat Anda lakukan adalah menciptakan percakapan di grup.

Bagaimana cara menciptakan percakapan di grup?

Salah satunya dengan mengucapkan selamat datang kepada member baru. Ketika ada member baru di grup, maka ucapkanlah selamat datang.

Kendati demikian, pastikan Anda tidak hanya selalu mengucapkan selamat datang. Lebih dari itu, upayakan agar Anda lebih banyak mengirimkan konten-konten yang bermanfaat dan sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh member.

Dalam mengelola sebuah komunitas, dibutuhkan keterampilan dan kreativitas. Keterampilan komunikasi sangatlah dibutuhkan. Dengan keterampilan komunikasi, kita bisa lebih peka dan paham akan kebutuhan member. Setelah kita memahami kebutuhan member, barulah kita bisa menghadirkan konten yang mereka butuhkan. Dengan demikian, konten yang Anda kirimkan ke grup akan semakin bermanfaat dan sesuai untuk member.

Sedangkan kreativitas dibutuhkan agar kita mampu menciptakan posting-posting yang sifatnya membangun interaksi. Sama halnya dengan kegiatan social media marketing lainnya, kita sebagai pelaku harus pandai menciptakan campaign-campaign (ataupun posting) yang menarik dan bisa memancing keterlibatan audiens.

Follow Twitter @JefferSuperClub untuk mendapatkan update artikel JefferlySuperClub via Twitter.

banner horisontal langganan artikel

Kata Kunci untuk Artikel Ini

  • bagaimana mengelola grup di facebook
  • cara mengelola grup facebook
  • cara mengelola/grup di facebook
  • cara membuat dan mengelola group facebook
  • cara mengelola grup di facebook
  • cara moderasi sosial media group
  • kiat menghidupkan group
  • mengelola group untuk kegiatan yg bermanfaat cara2 nya
  • ukm grup
Be Sociable, Share!