Kiat Mengatasi Penolakan Saat Menjual

Catatan editor : mendapatkan penolakan dalam menjalankan kegiatan bisnis pasti pernah dialami oleh semua pebisnis, tanpa terkecuali. Tak jarang dari mendapatkan penolakan itulah kita bisa belajar sesuatu yang berguna dan bermanfaat untuk meroketkan kesuksesan bisnis kita.

Bagaimana kiat mengatasi penolakan yang terjadi ketika Anda menawarkan suatu produk/layanan? Pada artikel ini, Roemario Barutu akan membagi inspirasi terkait penolakan dalam bisnis khusus untuk Anda.

Roemario Barutu adalah seorang mabar (mahasiswa baru šŸ™‚ ) yang saat ini tekun menjalankan sejumlah bisnis internet, mulai dari bisnis jasa penulisan artikel sampai bisnis hosting. Salah satu website dari Roemario Rio adalah http://rifiohosting.com/. Roemario juga salah satu dariĀ kontributor JefferlySuperClub.com.


Pernahkah Anda di tolak oleh pembeli?

Akid...

Saya yakin pernah, bahkan hal ini pasti sering terjadi pada Anda. Anda sudah berusaha memperkenalkan produk anda dengan baik. Namun pada akhir pembicaraan, prospek tidak jadi membeli produk dari Anda. Hal ini tentunya sangat mengecewakan. Mengapa Ditolak? Mungkin ada beberapa hal yang tidak Anda perhatikan yang menjadi titik lemah anda saat menjual sehingga prospek tidak tertarik membeli dari Anda. Dalam artikel ini saya akan ungkapkan beberapa hal yang akan mengubah penolakan anda menjadi sebuah pembelian.

Jangan Menyepelekan Penolakan

Kebanyakan orang berfikir penolakan adalah suatu hal yang biasa. Biasanya mereka bilang ā€œBelum Rezekiā€. Tapi pernahkah anda perhitungkan betapa ruginya anda jika menyepelekan hal ini?

Baiklah saya akan memberikan contoh perhitunganya kepada anda.

Prospek anda dalam 1 bulan adalah 500 orang, dan dari 500 orang ini 25% prospekĀ  akan memutuskan untuk membeli produk anda (75% menolak). Dan 25% prospek ini akan membeli kembali produk anda untuk ke dua kalinya. Harga produk anda adalah 50.000.

Maka jumlah penghasilan anda:

(500 x 25%) x 2 x 50.000 = 12.500.000

Sekarang coba anda naikkan persentase prospek yang membeli menjadi 30% (70% menolak)

(500 x 30%) x 2 x 50.000 = 15.000.000

Lihat! Penghasilan anda dapat meningkat hingga 20%!

Bayangkan jika anda berhasil meningkatkannya hingga 40%, bayangkan hasil yang akan anda dapatkan. Oleh karena itu jangan pernah menyepelekan penolakan.

Mengapa Anda Ditolak?

Ada beberapa alasan yang biasanya menyebabkan prospek menolak untuk membeli produk atau jasa anda, yaitu sebagai berikut.

1. Takut Tertipu

Hal ini sering terjadi pada prospek yang pernah tertipu dengan produk atau jasa yang dibelinya. Seperti menerima produk tidak sesuai dengan perjanjian, produk tidak dikirim, layanan jasa yang tidak sesuai dengan jumlah uang yang harus dibayar dan berbagai pengalaman buruk lainnya yang membuat prospek Ā menjadi takut tertipu untuk kedua kalinya.

Oleh karena itu yakinkanlah prospek dengan produk yang anda tawarkan. Ciptakanlah kesan yang terpercaya, dan berikan penawaran yang dapat meyakinkan prospek, seperti memberikan trial ataupun memberikan jaminan garansi kepada prospek.

catatan editor :Ā kiat agar Anda lebih mudah dipercaya dalam bisnis bisa dibaca di artikel Cara Berbisnis Online Agar Dipercaya Oleh Pelanggan.

2. Penularan Emosi

sumber foto : http://www.flickr.com/photos/j-pride/.

sumber foto : http://www.flickr.com/photos/j-pride/.

Emosi adalah suatu sikap yang mudah menular, baik itu emosi positif maupun negatif. Ketika anda menggunakan emosi negatif (tidak percaya diri) saat mempresentasikan produk anda pada , maka prospek tidak akan antusias untuk membeli atau bahkan memperhatikan produk yang anda jual.

Sebaliknya jika anda membawa emosi yang positif, maka prospek pasti akan tertarik dengan karakter anda yang antusias, sehingga ia juga tertarik untuk memiliki produk yang anda tawarkan. Jadi selalu jaga emosi yang positif saat berhubungan dengan prospekĀ  anda.

3. Pengetahuan Produk (Product Knowledge)

Calon pembeli atau prospek membutuhkan hal-hal yang bisa membuatnya yakin untuk membeli sebuah produk atau jasa. Kebanyakan penjual gagal dalam menjual produknya disebabkan oleh kurangnya kemampuan penjual untuk menunjukkan keunggulan produk yang ia miliki.

Sebagai seorang penjual anda harus mengenal produk, tidak sekedar mengetahui, namun mengenal lebih dalam dan mengetahui segala sesuatu mengenai produk anda.

4. Kemudahan Dalam Bertransaksi

Transaksi yang berbelit-belit, akan membuat prospek anda jenuh dan merasa kesulitan untuk membeli produk anda. Oleh karena itu ciptakanlah kemudahan dalam bertransaksi. Buatlah sistem pembelian yang mudah.

Dan buatlah beberapa rekening Bank yang umum digunakan untuk bertransaksi. Dengan sistem transaksi yang mudah dan cepat, kemungkinan prospek untuk membeli produk dari anda juga akan semakin besar.

Artikel ini tidak ada artinya tanpa ada praktik dari anda. Jadi saya harap anda dapat mencermati kembali sistem penjualan anda, dan semoga dengan menerapkan metode ini, anda dapat meningkatkan angka penjualan anda.

Catatan editor : tips dahsyat meningkatkan penjualan bisa Anda baca di artikel :

Kata Kunci untuk Artikel Ini

  • cara menghadapi penolakan dalam penjualan
  • cara menghadapi penolakan
  • cara menghadapi penolakan konsumen
  • cara mengatasi penolakan pelanggan
  • kalimat yang pas mengatasi penolakan saat jualan
  • menawarkan produk tanpa penolakan
  • cara mengatasi penolakan dari toko saat promosi barang
  • teknik dalam menjawab penolakan konsumen
  • jurus jitu marketing menghadapi penolakan konsumen
  • cara meng hadapi penolakan prodak
Be Sociable, Share!