Apa dan Bagaimana Melakukan Content Marketing Untuk Bisnis Anda?

content marketing untuk bisnis

Anda punya toko online dan ingin meningkatkan penjualan?

Anda punya blog/website dan ingin punya banyak pembaca?

Apapun bidang bisnis Anda (entah online atau offline), Anda dapat menerapkan strategi content marketing.

Apa itu content marketing? Mengapa perlu melakukan content marketing? Bagaimana cara melakukan content marketing untuk bisnis Anda? Berikut ulasan selangkapnya.

Apa Itu Content Marketing?

Ada banyak definisi content marketing. Marketo.com mengartikan content marketing sebagai proses membuat konten berkualitas tinggi, bernilai, bertujuan untuk menarik, menginformasikan, dan membangun engagement (interaksi) dengan audiens, sambil turut mempromosikan brand.

Sedangkan Content Marketing Institute mengartikan content marketing sebagai strategi marketing dengan membuat dan mendistribusikan konten yang bernilai, relevan, dan konsisten untuk menarik audiens, yang bertujuan mendorong tindakan dari customer.

Dari dua definisi tadi, saya pun sepakat dengan definisi Marketo. Bahwa content marketing adalah salah satu strategi marketing dengan memanfaatkan konten. Kita akan membuat konten yang menarik. Tujuan konten tersebut adalah menarik perhatian audiens, membangun interaksi dengan mereka, lalu kita pakai konten tadi untuk promosi bisnis kita.

Inilah contoh content marketing yang dilakukan oleh Mentos.


Di video tadi, Mentos menampilkan cerita tentang anak-anak yang menjadi semacam special agent yang membantu orang dewasa untuk berkenalan dengan orang baru. Video tersebut viral dan hingga posting ini ditulis, video tersebut sudah disaksikan lebih dari 3 juta kali. Di akhir video, Mentos menampilkan promosi brand mereka.

Nah seperti itulah content marketing. Kita (pelaku bisnis) membuat konten yang menarik, menjadikan konten tersebut ditonton/dibaca/dilihat/didengar oleh audiens. Lalu kita memanfaatkan konten tersebut untuk promosi bisnis kita.

Content marketing ini bisa dilakukan melalui video di YouTube, posting di media sosial, tulisan di blog, infografis yang Anda bagikan, ebook yang Anda buat, dan lain sebagainya.

Mengapa Perlu Melakukan Content Marketing?

Ada banyak faktor yang menyebabkan kenapa kita perlu melakukan content marketing. Salah satunya adalah perilaku customer yang berubah. Sebelum era internet, customer cenderung tidak seaktif saat ini. Puluhan tahun lalu, brand cenderung menyodorkan apa yang hendak dikomunikasikan pada customer. Misalkan, kalau kita punya bisnis, maka kita akan mengiklankan bisnis tersebut lewat radio, koran, atau media lain. Kita akan membuka toko/stan di dekat target pasar kita.

Meskipun hal-hal tadi masih dilakukan (beriklan di media, buka stan, dsb), perilaku konsumen sedikit berubah. Mereka (customer) menjadi lebih aktif. Ketika kita hendak membeli suatu produk/layanan, kita cenderung akan googling. Misalkan, Anda ingin liburan ke Bali. Apa yang Anda lakukan? Tentu Anda akan googling. Anda akan mencari tahu di mana tempat menginap, wisata apa yang harus dikunjungi, bagaimana transportasi di Bali, dan lain sebagainya.

Jika saya adalah pelaku wisata di Bali, apa yang akan saya lakukan? Tentu saya ingin menjadikan bisnis saya ditemukan oleh Anda. Kenapa? Sebab Anda berpotensi jadi customer saya, Anda akan liburan ke Bali.

Dengan teknologi internet, customer semakin aktif mencari informasi.

Nah, content marketing dapat dijadikan salah satu strategi agar brand/bisnis Anda ditemukan oleh calon customer.

Lantas, siapa yang perlu melakukan content marketing?

Bagi Anda pelaku bisnis (terutama bisnis B2C/Business to Consumer), Anda perlu melakukan content marketing. Anda yang melakukan bisnis B2B pun juga perlu melakukan content marketing. Hanya saja, ada sedikit perbedaan pola antara content marketing B2B dan B2C.

Anda para penulis, pengusaha toko online, blogger, penjual jasa online (misal : jasa desain, jasa penerjemah, dsb), affiliate marketer, atapun pebisnis lainnya perlu melakukan content marketing. Dengan melakukan content marketing, bisnis/produk Anda akan lebih mudah ditemukan audiens.

Bagaimana Cara Melakukan Content Marketing?

Berita baiknya, content marketing ini bisa dilakukan dengan biaya yang terjangkau (tidak harus selalu dengan budget besar-besaran). Hanya saja, berita kurang baiknya adalah banyak pemain yang juga melakukan strategi ini. Alhasil, jumlah konten di internet bertebaran dan sangat banyak. Lantas, apakah content marketing masih perlu diterapkan? Bagaimana strategi adaptasinya?

Ya, content marketing tetap perlu dilakukan. Yang perlu dilakukan adalah menjadikan konten Anda berbeda dan lebih menarik dibanding kompetitor di luar sana.

Berikut cara-cara/strategi content marketing yang dapat Anda lakukan.

1. Menjangkau Target Customer Melalui Blog

Blog merupakan sarana yang ampuh jika dipakai untuk content marketing. Agar lebih jelas, mari perhatikan studi kasus berikut. Saya mengelola blog dengan topik YouTube marketing, blognya beralamat di PanduanYouTubeMarketing.com. Di blog ini saya menulis berbagai konten seputar YouTube marketing. Misalkan konten seputar memulai YouTube marketing, tips pemasaran di YouTube, cara menjadi YouTuber, dan lain sebagainya. Singkatnya, para pengunjung blog tadi adalah orang-orang yang tertarik dengan dunia YouTube.

Nah, blog ini juga sekaligus saya pakai untuk mempromosikan buku YouTube marketing yang saya tulis.

Situs PanduanYouTubeMarketing.com.

Contoh promosi yang dilakukan melalui blog.

Hal yang sama juga bisa Anda lakukan. Anda bisa mengembangkan sebuah blog yang menargetkan customer Anda. Misalkan, Anda pelaku bisnis jasa travel, maka Anda bisa buat blog tentang pariwisata di daerah Anda. Melalui blog tersebut, Anda bisa menulis seputar tempat-tempat wisata di daerah Anda, tips berwisata di daerah Anda, dan lain sebagainya.

Nah, dalam posting blog yang Anda buat, Anda bisa selipkan promosi jasa yang Anda tawarkan. Strategi ini sangat saya rekomendasikan. Kenapa? Sebab ketika Anda rutin menulis posting blog, makin besar peluang bisnis Anda akan ditemukan di pencarian Google.

2. Menjangkau Target Customer Melalui Channel YouTube

Jika Anda ingin menggunakan YouTube, maka bisa juga. Mengacu pada data Alexa.com pada Februari 2017, YouTube merupakan situs terpopuler nomor 3 di Indonesia.

5 situs paling populer di Indonesia (data : Alexa.com – Februari 2017).

Jika Anda ingin melakukan content marketing di YouTube, maka yang perlu Anda lakukan antara lain :

  • Buatlah channel yang ditargetkan untuk customer Anda. Konsepnya sama seperti saat content marketing melalui blog. Hanya saja, bedanya adalah di sini Anda mengembangkan sebuah channel YouTube.
  • Isi channel Anda dengan konten-konten yang ditargetkan untuk customer. Contoh, jika Anda hendak mempromosikan paket wisata, maka buatlah video-video seputar wisata/traveling. Dalam video tersebut, selipkan promosi tentang produk yang Anda tawarkan. Promosi lewat video bisa dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan menampilkan alamat web/blog di awal video, menampilkan info kontak Anda, menampilkan ajakan untuk booking layanan Anda, dan lain sebagainya.

3. Memanfaatkan Akun Media Sosial Untuk Berinteraksi dengan Target Customer

Akun media sosial (seperti Instagram, Twitter, Facebook, dsb) juga bisa dipakai untuk kegiatan content marketing. Konsepnya sama yakni buat akun media sosial yang ditujukan untuk target customer Anda. Selanjutnya, hadirkan konten-konten yang relevan dengan target customer Anda.

Misalkan kalau target customer Anda adalah ibu-ibu muda, maka buatlah akun medsos yang cocok untuk segmen tadi. Anda bisa gunakan akun Facebook/Instagram. Posting konten-konten yang cocok untuk ibu-ibu muda di akun tersebut. Seperti apa postingnya? Tentu posting disesuaikan dengan media yang Anda pakai. Kalau medianya Instagram, maka Anda memposting foto-foto.

Dari mana dapat ide posting?

Lakukan riset. Salah satu cara paling mudah adalah dengan reproduksi konten dari media online. Anda bisa cek media-media online yang segmen pembacanya adalah ibu-ibu muda/sesuai target customer Anda. Di media online tersebut, Anda bisa tahu seperti apa sih konten-konten yang dicari/menarik bagi ibu-ibu muda. Nah, selanjutnya Anda bisa melakukan penulisan ulang konten media tadi di akun medsos Anda.

Contoh-contoh konten dengan segmen audiens ibu-ibu muda.

Contoh, kalau Anda baca konten seputar resep masakan, maka Anda bisa posting ulang resep tadi di Instagram. Tentunya sesuaikan konten tersebut untuk pengguna Instagram. Anda bisa unggah foto masakan/resep yang menarik. Lalu di caption Instagramnya, tulis resep yang Anda tulis ulang. Upayakan tulisan Anda tidak terlalu panjang (misal  cukup 50 – 200 kata). Jangan lupa gunakan hashtag yang cocok untuk target customer Anda.

Dalam menghadirkan konten, lebih oke lagi kalau Anda menulis berdasarkan pengalaman pribadi. Kalau Anda sekadar copy paste/menulis ulang dari media online, maka konten kita tidak akan banyak berbeda dengan yang ada di luar sana. Tapi kalau dari pengalaman pribadi, apalagi ditambah dengan persona Anda, maka itu akan jadi otentik dan unik. Alhasil, konten Anda jauh lebih menarik dibanding yang ada di luar sana.

(Baca juga : Dapatkan Buku Panduan Facebook Marketing di sini.)

4. Membuat Ebook/Infografis/Video Untuk Disebarkan

Strategi lain misalnya Anda membuat ebook/infografis/video yang ditujukan untuk target customer Anda. Dalam ebook/video/infografis tersebut, cantumkan identitas brand Anda, bisa berupa alamat web Anda, nama bisnis Anda, atau bahkan promosi untuk memakai produk Anda.

Agar konten tadi menyebar dan viral, maka Anda bisa pakai trik yang saya bahas di video berikut.

5. Mengunggah Slide Presentasi Anda ke Slideshare

Jika Anda sering membuat presentasi, maka Anda bisa unggah slide Anda ke Slideshare.net. Dengan demikian, slide Anda akan ditemukan oleh orang-orang di internet. Mengunggah slide ke Slideshare/situs sejenis merupakan salah satu strategi content marketing yang layak Anda coba.

Tentunya, jangan lupa cantumkan promosi/identitas bisnis Anda di slide yang Anda unggah.

Situs Slideshare.net.

6. Aktif di Forum/Komunitas yang Relevan dengan Target Customer

Punya bisnis di bidang wisata? Maka aktiflah di komunitas-komunitas traveling yang ada di internet. Strategi yang dapat kita gunakan adalah masuk dan aktif dalam komunitas-komunitas yang dihuni target customer kita.

Di internet, ada banyak situs/forum yang fokus ke suatu topik. Nah, jika topik itu adalah topik-topik yang digemari oleh target customer Anda, maka masuklah ke forum tadi. Aktiflah di sana. Lakukan posting secara rutin, jawab pertanyaan dari member lain, dan berinteraksilah. Jangan lupa manfaatkan akun Anda untuk turut mempromosikan bisnis Anda.

7. Buat dan Bagikan Laporan yang Bisa Dirujuk

Strategi ini ampuh untuk dipakai jika Anda ingin mendapatkan publikasi secara gratis. Data dan laporan merupakan hal yang amat penting, khususnya bagi para jurnalis, blogger, ataupun content creator lainnya. Ketika saya menulis posting, maka adakalanya saya butuh data.

Dari mana saya mendapatkan data? Salah satunya adalah dari report/laporan yang dikeluarkan oleh lembaga/perusahaan tertentu. Ketika saya merujuk data tadi, maka saya pasti mencantumkan link yang mengarah ke web si lembaga tersebut.

Contoh konten dalam bentuk laporan riset.

Bayangkan jika bisnis Anda adalah lembaga yang mengeluarkan data tersebut. Maka saya pasti akan mencantumkan link yang mengarah ke web Anda. Dengan demikian, web Anda mendapatkan trafik plus backlink dari web saya. Ingat, dalam SEO, backlink merupakan sesuatu yang penting.

Nah, jika Anda tertarik, Anda bisa membuat laporan yang memuat data-data yang  dibutuhkan oleh target customer Anda. Laporan tadi bisa Anda publikasikan di web Anda, di jaringan sosial media Anda, ataupun di channel-channel lainnya. Tentu, untuk membuat laporan butuh tenaga, waktu, dan sumber daya yang lebih. Namun jika laporan yang Anda buat benar-benar bagus dan dirujuk oleh banyak orang, Anda akan mendapatkan publikasi dalam jumlah besar.

Teman-teman, itulah beberapa bentuk strategi content marketing yang dapat Anda lakukan. Di luar ketujuh cara tadi, masih ada banyak lagi strategi content marketing. Anda bisa mengeksplorasi sendiri mana strategi yang paling cocok untuk bisnis Anda.

Intinya, content marketing ini perlu dilakukan agar bisnis Anda kian eksis dan mudah ditemukan di interet. Dalam melakukan content marketing, fokuslah pada dua hal utama ini :

  • Buat konten yang menarik, berkualitas, dan beda dengan konten lain di internet. Tujuannya agar Anda bisa menggaet perhatian audiens di internet.
  • Sebarkan konten Anda secara luas. Tujuannya agar makin banyak orang yang melihat/membaca/mendengar konten Anda. Dengan demikian, publikasi terhadap bisnis Anda akan semakin besar dan luas.

Semoga menginspirasi dan mari bagikan artikel ini.

 

Kata Kunci untuk Artikel Ini

  • apa itu paid traffic sources
  • bagaimana menjual di facebook
  • buku digital marketing internet rekomended buku book
  • cara cepat dan mudah memperkecil ukuran video
  • cara dapat passive income dari internet
  • cara juakan d fb
  • produk digital online paling laris
  • strategi club marketing
Be Sociable, Share!