4 Tips Mengelola Keuangan Untuk Pebisnis Internet Muda

mengelola keuangan untuk anak muda

Ilustrasi (sumber gambar : http://i921.photobucket.com/albums/ad54/catatansederhana/gambar%20Cs%20blog/kids-money_zps35642d21.jpg)

Beberapa tahun terakhir, internet marketing dan bisnis internet kian populer di Indonesia. Potensi penghasilan yang bisa didapat dari rumah menjadikan internet marketing ataupun bisnis online mulai menjadi primadona masyarakat. Tak jarang, berkat internet marketing dan bisnis online telah lahir banyak jutawan muda. Sudah tak mengherankan jika saat ini anak-anak muda yang masih sekolah ataupun kuliah sudah bisa punya penghasilan jutaan. Mereka semua adalah potret anak-anak muda kreatif yang produktif.

Tentunya anak muda sangat membutuhkan pendidikan finansial yang baik. Tanpa didukung dengan pendidikan dan disiplin finansial yang baik, jutawan-jutawan muda tadi bisa saja lupa diri, kalap hingga berujung pada mengalami kesulitan finansial. Kita sering menjumpai banyak orang yang tiba-tiba kaya mendadak, lalu dalam beberapa tahun nasibnya berakhir tragis di ambang kebangkrutan. Fenomena ini tidaklah mengherankan jika orang-orang kaya baru tadi tidak memiliki pondasi finansial yang baik.

Di tulisan ini saya akan sharing beberapa tips mengelola keuangan untuk pebisnis internet ataupun internet marketer muda. Dengan menerapkan tips-tips berikut, kita para pebisnis internet muda akan semakin cerdik dalam mengelola uang dan kekayaan kita.

Seperti apa tips pengelolaan keuangannya? Simak pembahasan menarik berikut.

1. Pahami Dulu Tentang Aset dan Liabilitas

Sebagian pebisnis ataupun marketer muda mungkin sudah pernah membaca buku bagus dari Robert Kiyosaki yang berjudul Cashflow Quadrant. Dalam buku tersebut, Robert Kiyosaki memberikan pemahaman yang sederhana dan jelas tentang aset dan liabilitas.

Mengacu pada rumus sukses orang-orang kaya yang berhasil, kita semua tahu bahwa jika ingin menjadi kaya dan tetap kaya maka kita harus memperbanyak aset dan meminimalkan liabilitas (beban). Nah prinsip ini jugalah yang harus senantiasa dipegang teguh oleh para jutawan muda.

Hindari membeli barang-barang yang sifatnya liabilitas. Motor yang dipakai untuk gaya-gayaan tentu saja adalah liabilitas. Handphone baru yang dipakai untuk gaya-gaya’an biar kelihatan kaya juga termasuk liabilitas. Sebaliknya, dengan kelebihan uang yang kita miliki, akan sangat baik kalau kita membangun aset. Aset apapun, entah itu berupa kos-kosan, ruko, laptop/teknologi baru yang dipakai untuk mengembangkan bisnis, dan lain sebagainya.

Jadi, fokus pada memperbanyak aset dan meminimalkan liabilitas.

2. Belilah Apa yang Memang Dibutuhkan Bukan Apa yang Diinginkan

Bedakan antara keinginan dan kebutuhan.

Bedakan antara keinginan dan kebutuhan.

Agar kita bisa cerdik dalam urusan finansial maka kita harus berbelanja dengan cerdas. Berbelanja cerdas artinya kita berbelanja hal-hal yang memang kita butuhkan, bukan hal yang kita inginkan. Mari jawab pertanyaan sederhana ini.

Makan itu kebutuhan atau keinginan?

Tentu saja makan adalah kebutuhan.

Namun, makan bakso, makan di restoran mahal, makan kue di Starbucks, itu kebutuhan atau keinginan?

Tentu saja 3 hal barusan adalah keinginan.

Tak ada salahnya sesekali Anda memanjakan diri dengan berbagai keinginan, asalkan jangan berlebihan. Jika memang Anda punya rezeki lebih, tak apa sejenak memanjakan diri di Starbucks sekali dalam dua minggu atau sebulan sekali. 🙂

Namun, pada intinya, biasakan untuk membeli hal-hal yang memang Anda butuhkan.

3. Puaskan Diri Anda Secukupnya dan Jangan Memaksakan Diri

Liburan ke Belitung, jalan-jalan ke Danau Toba, mengunjungi Raja Ampat, kira-kira itu keinginan atau kebutuhan? 🙂

Tentu saja hal-hal di atas adalah keinginan. Tetapi, apakah salah jika kita ingin merasakan liburan ke destinasi wisata yang menawan dan luar biasa indah?

Tentu tak salah, toh hidup kita hanya sekali. Maka dari itu jangan sia-siakan hidup yang berharga ini dengan tidak pernah jalan-jalan. Liburan ke destinasi wisata yang luar biasa indah, traveling, termasuk kebutuhan yang bermanfaat bagi diri Anda. Dengan liburan, Anda dapat sejenak melepaskan diri dari kesibukan dan rutinitas. Tak hanya itu, liburan juga bermanfaat untuk menjaga pikiran dan raga agar tetap segar sehingga Anda kian kreatif dan produktif.

liburan di pantai, pantai

Hanya saja, liburan dan kegiatan memuaskan diri semacam ini harus dilakukan dalam porsi yang cukup dan jangan memaksakan diri. Jika saat ini Anda belum mampu liburan ke Raja Ampat, tak perlu risau. Siapa tahu 5 atau 10 tahun lagi Anda bisa berlibur ke Raja Ampat sekeluarga. 🙂 Sementara ini hiduplah dalam kemampuan Anda. Kalau memang belum cukup siap untuk berlibur, tundalah sampai Anda mampu.

4. Bersikaplah Seperti Biasa dan Sederhana

Kemampuan Anda dalam menghasilkan income boleh jadi bertambah hebat. Produktivitas Anda boleh saja naik 10 kali lipat, profit Anda boleh saja melambung berkali-kali lipat, tapi ingat, rendah hati tetap harus dijunjung. Meskipun kita sudah jauh lebih mapan dibanding beberapa waktu yang lalu, tetaplah bersikap sederhana, bersikaplah seperti biasa.

Kaya bukan berarti harus sombong dan pamer kekayaan, profit dahsyat bukan berarti kepala harus selalu tegak dan mengangkat dagu. Percayalah, orang kaya yang rendah hati itu benar-benar indah. 🙂

Itulah beberapa tips sederhana dalam pengelolaan uang/kekayaan bagi jutawan-jutawan muda. Semoga sharing pengalaman ini bermanfaat. Tetap semangat dan pastikan Anda semakin jaya.

Ditulis oleh : Jefferly Helianthusonfri

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara yang bermimpi menjadi CEO Kompas Gramedia.

Telah menulis lebih dari 26 buku internet marketing.

Untuk mengundang Jefferly sebagai pembicara seminar/workshop bisnis online atau menulis, silakan hubungi kami lewat halaman kontak.

 

banner horisontal langganan artikel

Kata Kunci untuk Artikel Ini

  • jangan memaksa diri
  • list web produktif untuk anak muda
  • mengelola uang
Be Sociable, Share!