4 Langkah Memanfaatkan Media Sosial Untuk Promosi Bisnis

memanfaatkan-media-sosial-untuk-promosi-bisnis

Pesatnya perkembangan media sosial menjadikan kita juga perlu memanfaatkan media sosial untuk promosi bisnis.

Apakah bisnis Anda sudah eksis di media sosial?

Bagaimana cara memanfaatkan media sosial untuk promosi bisnis?

Berikut kami ulas 4 langkah memanfaatkan media sosial untuk promosi bisnis.

Kenapa Perlu Memanfaatkan Media Sosial?

Apakah memakai media sosial merupakan sesuatu yang penting dalam promosi bisnis?

Ya, pemanfaatan media sosial termasuk salah satu hal penting dalam pemasaran, khususnya di internet. Ada beberapa alasan mengapa sebuah bisnis perlu memanfaatkan media sosial, yakni :

  • Menjadi sarana eksistensi brand/bisnis Anda di media sosial. Ketika kita cukup aktif di media sosial, saat customer/target market mencari kita di media sosial, mereka akan menemukan kita. Itu berarti bisnis kita eksis (ada) di media sosial. Tentu ini akan menjadi kelebihan dibandingkan kompetitor yang tidak eksis di media sosial.
  • Bisa menjadi tempat berinteraksi dengan target pasar/customer Anda. Manfaat kedua adalah kita bisa menjadikan akun media sosial kita sebagai sarana berinteraksi dengan target pasar/customer kita. Ketika customer hendak menghubungi kita, mereka bisa dengan mudah mengontak kita lewat media sosial.
  • Bisa dipakai untuk menjangkau segmen pasar baru. Media sosial juga bisa dipakai untuk menjangkau target pasar baru. Misalkan Anda mengunggah foto ke Instagram, lalu para customer Anda me-like foto tersebut. Nah, kegiatan menyukai tadi tentu akan dilihat oleh teman-teman si customer. Dengan demikian, konten Anda bisa menjangkau lebih banyak orang. Bukan tidak mungkin si teman-teman si customer tadi juga akan jadi pelanggan Anda.

Inilah empat langkah yang perlu dilakukan jika hendak memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi bisnis.

1. Memilih Media Sosial yang Tepat

Langkah pertama adalah tentukan media sosial yang akan Anda gunakan. Pilihlah media sosial yang cocok. Untuk memilih media sosial, dua hal ini dapat menjadi pertimbangan Anda :

  • Gunakan media sosial yang sering dipakai oleh target pasar Anda. Misalkan target pasar Anda adalah anak muda (usia 18 – 30 tahun), maka cari tahu media sosial apa yang banyak digunakan oleh segmen tersebut. Ada berbagai cara untuk mengetahui media sosial yang mereka gunakan, bisa dengan cara bertanya pada target market Anda, survei, atau sekadar Googling.
  • Gunakan media sosial yang sesuai karakteristik bisnis/produk Anda. Contoh jika produk yang Anda tawarkan sangat mengandalkan aspek visual (misal : produk fashion, makanan, cafe, dsb) maka Instagram termasuk pilihan yang sangat tepat. Sebab konten-konten visual merupakan andalan konten di Instagram. Untuk bisnis yang menjangkau segmen pasar yang luas (masif), maka Facebook tepat untuk digunakan. Sebab menurut data dari Statista, Facebook adalah jejaring sosial dengan jumlah pengguna terbanyak di dunia (per kuartal ketiga 2016, jumlah pengguna aktif Facebook mencapai 1,7 miliar pengguna).
Instagram cocok digunakan jika penawaran produk Anda mengandalkan aspek visual.

Instagram cocok digunakan jika penawaran produk Anda mengandalkan aspek visual.

Setelah tahu media sosial apa yang akan Anda gunakan, maka buatlah akun di media sosial tersebut.

2. Membuat dan Mengembangkan Akun Media Sosial

Langkah kedua adalah mulai membuat akun media sosial yang ingin Anda gunakan. Jika Anda hendak berpromosi di Instagram, maka buatlah akun Instagram. Jika Anda hendak memakai Twitter, Facebook, atau yang lainnya, maka buatlah akun di media sosial tersebut.

Khusus untuk Facebook, ada dua sarana yang dapat Anda gunakan untuk pemasaran. Yakni akun personal di Facebook dan halaman Facebook.

  • Akun personal. Pada dasarnya, aturan Facebook tidak memperbolehkan kita menggunakan akun personal untuk kegiatan bisnis/kegiatan yang sifatnya menghasilkan uang bagi kita. Hanya saja, bukan berarti kita tidak bisa memanfaatkan akun personal demi kepentingan bisnis kita. Akun personal tetap bisa digunakan dengan penyesuaian tertentu. Akun personal ini cocok jika Anda ingin menjangkau audiens dalam jumlah yang tidak terlalu besar (misal : sekian ribu orang).
  • Halaman Facebook. Nah, halaman inilah yang disediakan oleh Facebook bagi para pebisnis. Selain itu, fitur yang tersedia di halaman Facebook pun juga cukup lengkap. Halaman Facebook cocok digunakan jika Anda hendak menjangkau audiens dalam jumlah besar (dari ribuan orang hingga jutaan orang). Kenapa? Sebab tidak seperti di akun personal, jumlah penggemar di halaman Facebook tidak dibatasi.

(Baca juga : Panduan Membuat Halaman Facebook.)

Usai Anda membuat akun media sosial, jangan lupa untuk mengembangkan akun tersebut. Salah satu hal yang perlu dilakukan adalah tingkatkan jumlah pengikut Anda di media sosial. Kenapa? Sebab makin banyak jumlah pengikut Anda di media sosial, maka konten yang Anda hadirkan akan menjangkau semakin banyak orang. Tentunya jika Anda berpromosi, Anda ingin pesan promosi tersebut tersebar ke sebanyak mungkin orang.

Untuk meningkatkan jumlah pengikut di media sosial, hal yang perlu Anda lakukan adalah tingkatkan publikasi terhadap akun media sosial Anda. Jadikan makin banyak orang tahu tentang akun Anda. Caranya?

  • Anda bisa iklankan akun media sosial Anda. Bisa melalui iklan di platform media sosial yang Anda gunakan ataupun mengiklankan akun media sosial Anda di channel-channel lainnya. Misalkan jika Anda punya akun Twitter, maka Anda bisa beriklan di Twitter. Contoh lain, Anda bisa juga menggunakan jasa paid promote agar akun Anda dipromosikan oleh akun media sosial lain yang sudah populer.
  • Manfaatkan jaringan publikasi yang Anda miliki. Kalau Anda punya website/akun media sosial lain, maka promosikan akun media sosial Anda di sana. Contoh, jika Anda punya dua/tiga akun media sosial, Anda bisa promosikan kedua/ketiganya secara silang. Misalkan di Twitter Anda promosikan akun Instagram dan channel YouTube Anda. Sementara di YouTube, Anda bisa promosikan akun Twitter dan Instagram Anda.
Mempromosikan akun media sosial Instagram dan Twitter di video YouTube.

Mempromosikan akun Instagram dan Twitter di video YouTube.

Baca juga : 5 Cara Ampuh Tingkatkan Jumlah Pengikut di Media Sosial.

3. Menghadirkan Konten di Akun Media Sosial

Langkah ketiga yang perlu dilakukan adalah mulailah menghadirkan konten di akun media sosial. Konten ini bertujuan untuk membangun interaksi antara Anda dengan pengikut.

Seperti apa konten yang sebaiknya dihadirkan? Berikut beberapa inspirasi untuk Anda.

  • Konten hiburan. Ketika menggunakan media sosial, sebagian besar orang mencari hiburan. Oleh karena itu, Anda bisa hadirkan konten hiburan yang relevan dengan bisnis Anda. Misalkan Anda bisa hadirkan meme yang berkaitan dengan produk/bidang bisnis Anda.
Contoh meme yang dibagikan di media sosial.

Contoh meme yang dibagikan di media sosial.

  • Quotes. Jenis konten lain yang bisa dihadirkan adalah quotes. Kita bisa hadirkan kutiptan-kutipan dari toko-tokoh terkenal yang berkaitan dengan bidang bisnis kita. Misalkan jika Anda mengelola akun media sosial tentang buku, maka bisa hadirkan kutipan-kutipan seputar buku. Selain itu, tak harus quotes yang berkaitan dengan bidang bisnis kita. Quotes lain yang tidak terlalu berhubungan pun tak masalah. Misalkan Anda mengelola akun Instagram tentang kuliner, maka Anda bisa juga hadirkan quotes inspiratif yang dikemas dalam bentuk grafis yang menarik. Yang paling penting, quotes ini memancing orang untuk berinteraksi dengan akun kita (ya minimal sekadar like posting kita).
  • Konten edukatif. Kita juga bisa hadirkan konten edukatif yang menginspirasi audiens. Contoh konten edukatif misalnya : tips yang berkaitan dengan produk kita, info terbaru terkait bidang bisnis, dan lain sebagainya.
  • Konten yang berkaitan dengan event bisnis Anda. Jenis konten lain yang juga bisa dihadirkan adalah konten yang berkaitan dengan event bisnis Anda. Misalkan Anda mengadakan event, contoh : gathering dengan customer, pameran, dan lain sebagainya. Nah info event tadi bisa Anda bagikan di media sosial. Bisa Anda bagikan dalam bentuk foto, video, ataupun jenis konten lainnya.
Contoh kegiatan membagikan info event di media sosial.

Contoh kegiatan membagikan info event di media sosial.

  • Konten dari penggemar. Para pembeli produk Anda/customer pasti pernah mengirimkan konten ke Anda. Misalkan jika bisnis Anda berupa cafe, maka pasti ada pelanggan yang berfoto di cafe Anda, lalu mengunggah foto tersebut ke media sosial. Tak jarang mereka pasti menandai akun media sosial Anda. Jika demikian, maka Anda bisa bagikan kembali konten-konten dari pelanggan tadi akun media sosial Anda. Tentu, Anda bisa minta izin mereka untuk membagikan konten tersebut di akun Anda. Atau jika Anda pakai Twitter, Anda tinggal me-retweet kiriman si pelanggan tadi. Melakukan hal ini akan memperlihatkan bahwa akun Anda aktif berinteraksi dan peduli pada audiens.

4. Promosikan Bisnis Anda Melalui Media Sosial

Setelah kita melakukan tiga langkah di atas, berikutnya adalah mulai memanfatkan media sosial untuk promosi. Kenapa promosi diletakkan di langkah ke-4? Jawabannya karena pada dasarnya orang kurang menyukai promosi. Oleh sebab itu, promosi sebaiknya baru kita hadirkan setelah terbangun interaksi di akun kita. Kalau tiba-tiba kita promosi, maka kemungkinan akan ada penolakan dari audiens.

Pendekatan dalam social media marketing, cenderung lebih ke arah soft selling. Kendati demikian, bukan berarti social media tidak bisa dipakai untuk hard selling. Dalam waktu-waktu tertentu malah social media cukup ampuh untuk dipakai sebagai sarana hard selling. Misalkan saat Anda mengadakan program diskon besar-besaran, maka Anda bisa bagikan info diskon tadi di akun media sosial Anda. Dengan demikian, mereka yang sudah loyal dengan akun media sosial Anda akan tertarik untuk membeli produk yang Anda tawarkan.

Berikut beberapa cara yang dapat digunakan jika hendak mempromosikan produk/jasa Anda melalui media sosial.

  • Cantumkan info kontak bisnis Anda. Selalu cantumkan info kontak bisnis Anda di konten/akun media sosial Anda. Hal ini bertujuan untuk memudahkan calon pembeli/klien/customer yang hendak menghubungi Anda. Info kontak ini bisa berupa nomor telepon, alamat email, web Anda, ataupun alamat bisnis Anda. Info kontak tadi dapat Anda tampilkan di profil akun media sosial Anda atau di konten yang Anda kirimkan.
  • Tampilkan identitas bisnis Anda di konten yang dikirimkan. Misalkan Anda mengirimkan foto ke Instagram, jangan lupa untuk menambahkan alamat url blog/web Anda pada foto tersebut. Atau bisa juga ketika Anda membuat posting di Facebook, Anda bisa sertakan link yang mengarah ke web Anda. Dengan menerapkan cara ini, kita akan menjadikan audiens makin ingat dengan bisnis kita.
  • Infokan jika ada produk baru/promosi. Ketika Anda mengeluarkan produk baru/sedang mengadakan promosi, maka infokanlah promosi/produk tadi di media sosial Anda. Anda bisa buat posting khusus yang menjelaskan tentang promosi yang Anda adakan. Anda bisa lengkapi posting tersebut dengan foto yang menarik/foto produk Anda.
Menampilkan penawaran produk di media sosial.

Menampilkan penawaran produk di media sosial.

  • Datangkan trafik ke website/toko online Anda. Bagi Anda yang memanfaatkan media sosial sebagai sumber trafik blog/web, maka jangan lupa untuk membagikan web Anda di media sosial. Jika Anda baru mengirimkan tulisan ke blog, maka bagikanlah posting tersebut di media sosial. Jika ada penawaran terbaru di toko online Anda, maka bagikanlah info tadi akun media sosial Anda.

Social Media Marketing Adalah Proses Berkelanjutan

Jika dilihat secara sekilas, maka tampaknya 4 langkah di atas cukup sederhana. Namun jangan anggap gampang langkah di atas, sebab keempat langkah tadi butuh waktu dalam penerapannya.

Tak hanya itu, ketika 4 langkah tadi sudah dilakukan bukan berarti prosesnya selesai. Social media marketing adalah proses berkelanjutan. Kegiatan membangun hubungan dengan customer/target pasar perlu dilakukan secara terus menerus. Semakin intens interaksi antara kita dengan audiens, maka akan terbangun hubungan dan kedekatan.

Dalam social media marketing, hubungan tadi merupakan kunci yang sangat penting.

Itulah empat langkah/tahap dalam memanfaatkan media sosial untuk promosi bisnis. Semoga menginspirasi.

Kata Kunci untuk Artikel Ini

  • medsos yang digunakan sebagai sarana pameran dan promosi beserta alasannya
  • mencari link customer pameran
  • tips memanfaatkan sarana yang tersedia untuk promosi bisnis
  • cara memanfaatkan media promosi
  • jika kita selalu aktif di medsos apakah ada orang/halaman yang memanfaatkan kita?
  • manfaatkan medsos untuk pemasaran
  • media sosial yang digunakan untuk pameran
  • memanfaatkan media promosi
  • memanfaatkan promosi di media sosial
Be Sociable, Share!