3 Cara Meningkatkan Penjualan Bisnis Online

ilustrasi-kreatif-bisnis-online

Peningkatan penjualan, tentu semua pelaku bisnis ingin mencapai hal ini. Lantas, bagaimana cara meningkatkan penjualan dalam bisnis online?

Dalam tulisan ini akan dibahas tiga cara untuk meningkatkan penjualan dalam bisnis online. Tiga cara ini cocok untuk diterapkan oleh Anda yang berjualan di toko online, berjualan jasa, ataupun produk-produk lainnya.

3 Faktor Kunci yang Menentukan Tingkat Penjualan

Tingkat penjualan produk ditentukan oleh tiga hal, yakni produk dan market, jumlah leads, dan tingkat konversi.

  • Produk dan market. Produk yang kita pasarkan haruslah produk yang sudah siap diterima pasar. Dengan kata lain, harus sudah ada permintaan terhadap produk kita. Jika permintaan produk kita tinggi, maka kita sudah selangkah lebih maju untuk mendapatkan penjualan.
  • Jumlah leads. Leads adalah mereka yang melihat penawaran produk Anda dan tertarik membeli. Ambil contoh begini. Anda punya toko online. Dalam sehari ada 100 orang yang melihat penawaran produk Anda. Itu artinya leads Anda adalah 100 orang. Makin banyak jumlah orang yang melihat penawaran, maka makin banyak pula leads yang Anda dapatkan.
  • Tingkat konversi. Produk yang bagus dan leads yang banyak saja tidak cukup. Perlu ada tingkat konversi. Semakin tinggi tingkat konversi maka bisa jadi penjualan Anda akan semakin banyak. Contoh, leads Anda 100, sedangkan tingkat konversi adalah 5 %. Artinya pembeli produk Anda adalah 5 0rang (5% x 100). Jika Anda meningkatkan tingkat konversi, maka tentu pembeli yang Anda dapatkan bisa lebih banyak.

Dengan demikian, jika kita ingin meningkatkan penjualan, maka kita harus fokus pada tiga hal di atas.

Bagaimana Memilih Produk yang Tepat?

produk-yang-tepat

Akan lebih mudah jika kita memasarkan produk yang memang sudah ada pasarnya. Dengan kata lain, sudah ada permintaan terhadap produk tersebut. Contoh produk yang sudah ada pasarnya misalnya : gadget, pakaian (misal : batik, dsb), sepatu, jasa penulisan artikel, jasa penerjemah, dan lainnya.

Inilah pentingnya riset pasar. Dengan melakukan riset pasar kita akan tahu produk apa saja yang cocok untuk kita pasarkan.

Beberapa ciri produk yang cocok untuk dijual di internet antara lain : produk tersebut tidak dijual di supermarket/minimarket, harganya lumayan (misal dari kisaran 50 ribu – 2 jutaan), dan produknya tidak terlalu besar (supaya mudah untuk pengemasan). Jika produk yang kita pasarkan mudah didapat di minimarket (misal : beras, minuman dingin, makanan ringan), orang tidak perlu susah-susah belanja online. Mereka tinggal datang ke Indomaret/Alfamart, maka mereka sudah bisa memenuhi kebutuhannya.

Jika produk Anda sudah tepat, maka berikutnya kita tinggal fokus pada leads dan tingkat konversi. Oh iya, cara untuk mengetahui produk Anda ada pasarnya atau tidak adalah dengan melakukan uji coba.

Seperti apa uji cobanya?

Uji cobanya adalah coba pasarkan produk Anda ke target yang tepat dalam jangka waktu tertentu. Misalkan Anda buat halaman penawaran produk/Anda buat penawaran di Facebook. Selanjutnya promosikan penawaran tadi. Jadikan orang-orang melihat penawaran produk Anda. Jika misalkan dalam kurun waktu tertentu (misal : 1 minggu) produk Anda sudah terjual, berarti produk tersebut memang ada pasarnya.

Jika setelah diuji coba orang-orang tidak ada yang membeli, maka bisa jadi memang pasarnya belum ada, atau produk Anda belum sesuai untuk market tersebut. (Baca juga : Cara Cepat dan Mudah Menemukan Ide Bisnis Online.)

Bagaimana Cara Mendatangkan Leads?

trafik-website

Untuk mendatangkan leads di internet, Anda harus tahu yang namanya sumber trafik. Sumber trafik adalah hal-hal yang bisa mendatangkan pengunjung ke website/halaman penawaran produk Anda.

Ada dua jenis sumber trafik, yakni :

  • Sumber trafik gratis (misal : Facebook, YouTube, Twitter, pencarian Google dan sebagainya).
  • Sumber trafik berbayar (biasanya berupa iklan, misal : beriklan di Google, Facebook, website populer, dan sebagainya).

Anda dapat memadukan kedua jenis sumber trafik tadi guna meraih hasil yang optimal. Hanya saja, hal yang perlu Anda lakukan adalah pahami dulu media apa yang Anda gunakan untuk berpromosi.

Contoh, jika Anda memakai website/toko online, maka fokus utama Anda adalah mendatangkan trafik ke web tersebut. Caranya? Anda bisa iklankan website Anda di Facebook, Google, ataupun website-website lain.

Selain itu, Anda juga bisa menerapkan yang namanya search engine optimization, blogwalking, dan berbagai kegiatan publikasi website lainnya. (Baca juga : 9 Cara Mendatangkan Trafik Web yang Direkomendasikan oleh WordPress.)

Namun, jika Anda menawarkan produk memakai Instagram/media sosial lain, maka fokus Anda adalah mempromosikan akun Anda agar dilihat oleh banyak orang. Makin banyak orang yang membuka akun Anda, maka akan makin banyak leads Anda. Kenapa? Sebab penawaran produk ada di akun Anda. Jadi, orang-orang perlu datang ke akun media sosial Anda. Atau setidaknya mereka melihat penawaran Anda di timeline mereka.

Bagaimana Cara Meningkatkan Tingkat Konversi?

Misalkan website Anda sudah kendatangan pengunjung, Anda juga sudah menawarkan produk, hal berikutya adalah meningkatkan tingkat konversi. Jika tingkat konversi Anda cukup tinggi (misal : 7 – 10 %), maka dengan meningkatkan trafik, penjualan Anda juga akan meningkat.

Misalkan dalam sehari ada 100 orang yang datang ke web Anda. Dari 100 orang, 10 di antaranya membeli produk Anda. Jika nilai transaksi per orang 100 ribu Rupiah, maka dalam sehari omzet Anda bisa 1 juta Rupiah.

Bagaimana cara meningkatkan konversi?

Berikut beberapa tipsnya.

  • Gunakan tampilan produk yang menarik. Terutama jika produk yang Anda tawarkan berupa produk yang mengundang selera (misal : menjual makanan, pakaian, aksesoris, dsb). Jika demikian, fotolah produk Anda secara tepat. Upayakan Anda memakai foto produk yang terang, bersih, dan menggoda. Untuk produk-produk makanan, Anda bisa meningkatkan kontras dan kecerahan produk Anda. Hal ini bertujuan agar produk Anda kian menggugah selera.

tampilan-produk-makanan

  • Gunakan kalimat penawaran yang tepat. Anda harus mampu memilih kalimat penawaran yang tepat dan bisa memancing orang-orang untuk beli. Istilahnya Anda menerapkan copywriting yang tepat. Satu prinsip umum yang dapat Anda pegang adalah ketika membuat penawaran, selalu fokuskan pada keuntungan apa yang akan didapatkan oleh si pembeli.
  • Buatlah penawaran yang super menarik. Penawaran super menarik pasti sulit untuk ditolak. Salah satu penawaran yang sangat menarik misalnya mengadakan diskon besar-besaran, misal diskon sampai 70 %. Untuk produk-produk tertentu, pemberian diskon termasuk strategi yang ampuh. Orang-orang bisa berebutan membeli produk Anda.

Panduan Lengkap Belajar dan Memulai Bisnis Online

panduan-memulai-bisnis-online

Jika Anda tertarik memahami ilmu trafik, konversi, dan bisnis online secara lebih mendalam, Anda bisa mempelajari seri panduan bisnis online yang kami adakan. Panduan ini bisa Anda pelajari dengan bergabung di sini : panduan memulai bisnis online.

Nantinya Anda akan mendapatkan beberapa video panduan bisnis online, plus setiap minggunya Anda akan mendapatkan materi pembelajaran yang kami kirim via email.

Kata Kunci untuk Artikel Ini

  • contoh kalimat untuk mengevaluasi bisnis online shpp
  • contoh tingkat konversi dalam bisnis
  • kalimat untuk menaikan penjualan kalung
Be Sociable, Share!